PoljamNews: Perusahaan Listrik Negara (PLN) WS2 Jambi membuka seluas-luasnya bagi mahasiswa Politeknik Jambi yang akan melakukan praktek kerja lapangan (PKL). Banyak kasus-kasus keteknikan bidang listrik yang dapat diangkat menjadi Proyek Akhhir (PA) mahasiswa seperti sistem/koordinasi, transaksi energi maupun sistem akuntansi, kata Kepala PLN WS2 Jambi, Joni dalam penandatanganan nota kesepahaman atau memmorandum of understanding (MoU) antara Politeknik Jambi dengan PLN WS2 Jambi di kampus Politeknik Jambi, Selasa 09/05/2017.
“Saat ini PLN Jambi menggunakan sistem kontrol baru menggunakan peralatan teknologi pengawasan, pengontrolan dan akuisisi data jarak jauh dan real time yaitu SCADA yang saat ini telah secara luas digunakan pada banyak industri,” kata Joni yang juga pernah menjadi tenaga pengajar/dosen di Politeknik Jambi. SCADA merupakan singkatan dari Supervisory Control and Data Aqcuisition, merupakan teknologi yang menggabungkan fungsi pengawasan, pengendalian dan pemerolehan/pengambilan data jarak jauh (remote area) yang terpusat pada suatu tempat yang disebut Control Center. “Teknologi ini nantinya bisa dipelajari oleh mahasiswa Politeknik Jambi yang melakukan PKL di PLN,” lanjut Joni.
Direktur Politeknik Jambi, Ir. Hilda Porawati,M.T. menyambut baik MoU dengan PLN WS2 Jambi karena dukungan industri akan sangat bermanfaat bagi dunia kependidikan di Indonesia khususnya Politeknik Jambi. “Kami mengharapkan kerjasama ini bisa berlanjut karena kedepan Politeknik Jambi akan mengadakan workshop perubahan kurikulum prodi Teknik Listrik dan kami akan mengundang PLN untuk bisa memberi masukan,” lanjut Hilda.
Hilda Porawati juga menjelaskan, kedepan Politeknik Jambi akan menerbitkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) atau Diploma Supplement adalah surat pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Perguruan Tinggi pendidikan tinggi bergelar. Isi dari SKPI adalah informasi tentang pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan.Kualifikasi lulusan diuraikan dalam bentuk narasi deskriptif yang menyatakan capaian pembelajaran lulusan pada jenjang KKNI yang relevan, dalam suatu format standar yang mudah dipahami oleh masyarakat umum.
SKPI bukan pengganti dari ijazah dan bukan transkrip akademik. SKPI juga bukan media yang secara otomatis memastikan pemegangnya mendapatkan pengakuan, dikeluarkan oleh institusi pendidikan tinggi yang berwenang mengeluarkan ijazah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, hanya diterbitkan setelah mahasiswa dinyatakan lulus dari suatu program studi secara resmi oleh Perguruan Tinggi. Untuk itulah Politeknik Jambi membutuhkan informasi sertifikasi yang dibutuhkan untuk menunjang operasional PLN, lanjutnya.
Acara penandatanganan MoU antara Politeknik Jambi dengan PLN WS2 Jambi selain dihadiri jajaran pimpinan Politeknik Jambi, dosen dan mahasiswa juga dihadiri oleh Asisten Manager Pelayanan Pelanggan dan Manager Rayon PLN Kota Baru Jambi. (WD)

Berita

Layanan Online

-

Lokasi Kampus

Video