PoljamNews: Tim Politeknik berhasil menjadi juara harapan lomba teknologi tepat guna (TTG) yang diselenggarakan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Jambi, Kamis 24/8/2017. Muttaqin dan Agung Andritson mahasiswa semester II jurusan Teknik Elektronika berhasil mempresentasikan dengan apik dan meyakinkan juri bahwa mini UPS untuk menunjang energi listrik perumahan dengan beban daya kecil sangat bermanfaat dan tepat guna.
 
Lomba teknologi tepat guna ini adalah merupakan rangkaian acara yang diselenggarakan Balitbangda Provinsi Jambi dirangkai dengan final lomba karya tulis ilmiah (KTI) dan teknologi tepat guna (TTG) tingkat Provinsi Jambi bertema Iptek dan Inovasi Untuk Jambi Tuntas 2021. Lomba ini menampilkan peserta yang antara lain terdiri dari umum, sekolah lanjutan atas dan perguruan tinggi yang ada di Provinsi Jambi.
 
Dalam lomba ini Politeknik Jambi menampilkan tiga buah alat hasil karya mahasiswa untuk dilombakan yakni Mini UPS untuk menunjang Energi Listrik Perumahan dengan Beban Daya Kecil yang dipersiapkan oleh dosen Politeknik Jambi Sigit Kurniawan,M.Si dan Tanto,M.Kom. jurusan Teknik Elektronika. Alat penetas telur otomatis yang dipresentasikan Edi Yunus dan Rahmadi mahasiswa jurusan Teknik Mesin dan Alat kontrol listrik berbasis layanan pesan singkat short messages service (SMS) yang dipresentasikan Ahmad Prayoga dan Syarmadan mahasiswa Teknik Listrik.
 
Selain itu Politeknik Jambi juga memajang produk-produk unggulan hasil karya dosen dan mahasiswa Politeknik Jambi untuk dipamerkan. Produk pertama berupa alat pres karet 5 roll merek Poljam Ruberindo hasil karya inovasi dosen Politeknik Jambi yang dilatar belakangi keprihatinan  bahwasanya pengepresan hasil karet rakyat masih menggunakan cara manual sehingga bukan hanya tidak efisien tetapi juga menghasilkan produk yang tidak standar sehingga dari sisi kualitas maupun harga berada pada level bawah.
 
Karya lain yang ikut dipamerkan adalah mesin robot pemadam api beroda karya mahasiswa Politeknik Jambi yang pernah dilombakan di ajang kompetisi robot yang diselenggarakan oleh Dikti tahun yang lalu. Politeknik Jambi juga memamerkan mesin-mesin lain hasil karya mahasiswa sebagai proyek akhir sebelum mengakhiri perkuliahan di Politeknik Jambi seperti mesin perajang singkong dan mesin penyuwir daging untuk membuat abon. 
 
Alumni Politeknik Jambi mempunyai keunggulan karena dalam penyelesaian pendidikannya selain secara akademis harus membuat karya tulis juga diwajibkan membuat alat yang dapat bermanfaat serta diaplikasikan langsung di masyarakat ataupun industri.(WD).

Berita

Layanan Online

-

Lokasi Kampus

Video